Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kabupaten Labuhanbatu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Labuhanbatu
Lambang kabupaten labuhan batu.png
Lambang Kabupaten Labuhanbatu
Motto: Ika Bina En Pabolo

Lokasi Sumatera Utara Kabupaten Labuhanbatu.svg
Peta lokasi Kabupaten Labuhanbatu
Koordinat:
Provinsi Sumatera Utara
Hari jadi 16 Oktober 1945
Dasar hukum
Tanggal {{{tanggal}}}
Ibu kota Rantau Prapat
Pemerintahan
 - Bupati Dr. H. Tigor Panusunan Siregar,Sp.Pd
 - {{{wakil kepala daerah}}} {{{nama wakil kepala daerah}}}
 - {{{nama ketua DPRD}}} {{{nama ketua DPRD}}}
 - {{{nama ketua pengadilan negeri}}} {{{nama ketua pengadilan negeri}}}
 - {{{nama komandan distrik militer}}} {{{nama komandan distrik militer}}}
 - {{{nama kepala kepolisian resor}}} {{{nama kepala kepolisian resor}}}
 - {{{nama kepala kejaksaan negeri}}} {{{nama kepala kejaksaan negeri}}}
 - APBD {{{apbd}}}
 - DAU Rp. 370.860.918.000,- (2011)[1]
Luas 2.562,01 km2 [2][3]
Populasi
 - Total 857.692 jiwa
 - Kepadatan 334,77 jiwa/km2
Demografi
 - Suku bangsa {{{suku bangsa}}}
 - Agama {{{agama}}}
 - Bahasa {{{bahasa}}}
Zona waktu {{{zona waktu}}}
Kode area telepon 0624
Bandar udara {{{bandar udara}}}
Pembagian administratif
 - Kecamatan 9
 - Desa/kelurahan 98
Flora resmi {{{flora}}}
Fauna resmi {{{fauna}}}
Situs web http://www.labuhanbatukab.go.id
Kabupaten Labuhanbatu adalah salah satu kabupaten yang ada di provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Rantau Prapat. Kabupaten Labuhanbatu terkenal dengan hasil perkebunan kelapa sawit dan karet.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Geografi

Pada mulanya luas kabupaten ini adalah 9.223,18 km², sedangkan jumlah penduduknya sebanyak 1.431.605 jiwa pada tahun 2007. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, maka luas kabupaten ini menjadi 2.562,01 km² dan penduduknya sebanyak 857.692 jiwa pada tahun 2008.

[sunting] Batas wilayah

Utara Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Selat Malaka
Selatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Barat Kabupaten Padang Lawas Utara
Timur Provinsi Riau

[sunting] Kecamatan

Pangeran Panai di istananya di masa Hindia Belanda
Pada mulanya jumlah kecamatan di kabupaten ini adalah 22 kecamatan. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, maka jumlah kecamatan di kabupaten ini menjadi 9 kecamatan. Berikut nama-nama kecamatan tersebut:
  1. Bilah Barat
  2. Bilah Hilir
  3. Bilah Hulu
  4. Panai Hilir
  5. Panai Hulu
  6. Panai Tengah
  7. Pangkatan
  8. Rantau Selatan
  9. Rantau Utara

[sunting] Pemekaran

Sejak 24 Juni 2008, jumlah kecamatan di kabupaten Labuhanbatu berkurang dengan adanya pemekaran dari kabupaten ini, yaitu melalui pembentukan Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

[sunting] Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara

  1. Aek Kuo
  2. Aek Natas
  3. Kualuh Hilir
  4. Kualuh Hulu
  5. Kualuh Leidong
  6. Kualuh Selatan
  7. Marbau
  8. Na IX-X

[sunting] Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan

  1. Kampung Rakyat
  2. Kota Pinang
  3. Silangkitang
  4. Sei Kanan
  5. Torgamba

[sunting] Objek wisata di Kabupaten Labuhan Batu

  1. Pemandian Alam Aek Pala, di Kecamatan Bilah Barat
  2. Air Terjun Linggahara (Air Terjun Baru) di Kecamatan Rantau Selatan
  3. Pulau Sikantan di Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu

[sunting] Lihat pula

  1. Kabupaten Labuhanbatu Utara
  2. Kabupaten Labuhanbatu Selatan

[sunting] Referensi

  1. ^ "Perpres No. 6 Tahun 2011". 17 Februari 2011. http://www.djpk.depkeu.go.id/regulation/27/tahun/2011/bulan/02/tanggal/17/id/590/. Diakses pada 23 Mei 2011. 
  2. ^ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2008 menyatakan bahwa luas wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengurangi luas wilayah Kabupaten Labuhanbatu
  3. ^ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2008 menyatakan bahwa luas wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara mengurangi luas wilayah Kabupaten

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar